Review Makna Lagu One Dance: Satu Tari Mengubah Segalanya. Lagu One Dance milik Drake featuring Wizkid dan Kyla, yang dirilis pada April 2016 sebagai single utama dari album Views, tetap menjadi salah satu trek dancehall-pop paling ikonik dan berpengaruh di era 2010-an. Dengan beat afrobeats yang ringan, sample vokal Kyla dari lagu “Do You Mind”, dan vokal santai Drake, lagu ini terasa seperti undangan untuk menari di malam panas. Makna utamanya sederhana tapi menggoda: satu tarian bisa mengubah segalanya—momen intim di klub yang penuh gairah, di mana satu dance dengan seseorang spesial bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih dalam, atau setidaknya malam yang tak terlupakan. Drake sendiri pernah bilang lagu ini tentang “that one night where everything feels right”, di mana musik, alkohol, dan chemistry membuat satu tarian terasa seperti dunia berputar hanya untuk dua orang itu. ARTI LAGU
Lirik yang Menggambarkan Malam yang Menggoda: Review Makna Lagu One Dance: Satu Tari Mengubah Segalanya
Lagu dibuka dengan sample vokal Kyla yang lembut: “Front way, back way / You know that I don’t play / Streets not safe / But I never run away / Even when I’m away”. Baris ini langsung ciptakan suasana malam yang berbahaya tapi menggoda—di klub atau pesta jalanan, di mana segalanya terasa bebas. Drake masuk dengan verse yang santai: “You know what it is when I finally make it home / I just hope that you miss me a little when I’m gone / Yeah, that’s why I need a one dance / Got a Hennessy in my hand / One more time ‘fore I go / Higher powers taking a hold on me”. Di sini terlihat jelas: ia ingin satu tarian lagi sebelum pergi, dengan Hennessy di tangan, dan rasa bahwa ada “higher powers” yang mengendalikan—seperti nasib atau chemistry yang tak tertahankan.
Chorus jadi bagian paling adiktif: “I need a one dance / Got a Hennessy in my hand / One more time ‘fore I go / Higher powers taking a hold on me”. Pengulangan ini seperti mantra—ia tahu malam ini sementara, tapi satu tarian itu cukup untuk membuatnya merasa hidup. Wizkid menambahkan verse dengan nuansa afrobeats: “Grips on your waist / Front way, back way / You know that I don’t play / Streets not safe / But I never run away”. Bagian ini memperkuat tema godaan fisik dan keberanian di malam yang penuh risiko, tapi tetap terasa playful dan sensual.
Konteks Penciptaan dan Penjelasan Drake: Review Makna Lagu One Dance: Satu Tari Mengubah Segalanya
Drake menulis “One Dance” bersama Nineteen85, Noah “40” Shebib, dan Wizkid, dengan inspirasi dari pengaruh dancehall dan afrobeats yang sedang naik daun saat itu. Ia bilang lagu ini terinspirasi dari malam-malam di klub Toronto dan pengaruh musik Karibia—ia ingin ciptakan sesuatu yang terasa seperti “summer anthem” yang ringan tapi penuh hasrat. Sample dari Kyla (dari lagu “Do You Mind” Crazy Cousinz) dipilih karena vokalnya yang ethereal dan cocok dengan vibe malam yang misterius. Wizkid dibawa untuk tambah autentisitas afrobeats, yang saat itu mulai mendunia. Drake jelaskan bahwa “one dance” adalah tentang momen spontan di klub—ketika satu tarian dengan orang asing atau seseorang spesial bisa ubah mood malam itu, bahkan hidup, meski hanya sementara.
Makna Lebih Dalam dan Dampak Budaya
Di balik kesan party song, “One Dance” bicara tentang kekuatan momen—satu tarian bisa jadi pelarian dari realitas keras (“streets not safe”), atau awal dari koneksi yang lebih dalam. “Higher powers taking a hold on me” bisa dibaca sebagai nasib, alkohol, atau chemistry yang tak terkendali. Lagu ini juga jadi jembatan penting antara hip-hop Amerika dan afrobeats Afrika—membantu Wizkid dan musik Nigeria mendunia. Kesuksesannya bersejarah: nomor satu di Billboard Hot 100 selama 10 minggu non-consecutive, lagu pertama Drake yang capai 1 miliar streaming di Spotify cepat, dan jadi soundtrack klub serta pesta di seluruh dunia. “One Dance” mengubah persepsi bahwa lagu dengan pengaruh dancehall bisa dominasi chart global, membuka pintu untuk artis seperti Burna Boy dan Rema.
Kesimpulan
One Dance adalah lagu yang menangkap kekuatan satu momen—satu tarian yang bisa ubah segalanya, dari malam biasa jadi malam penuh gairah dan kenangan. Dengan lirik santai tapi menggoda dari Drake, nuansa afrobeats Wizkid, dan sample ethereal Kyla, lagu ini mengajak pendengar merasakan kembali malam-malam ketika musik dan chemistry membuat dunia terasa berputar lebih lambat. “I need a one dance” bukan sekadar permintaan, tapi pengakuan bahwa kadang satu momen intim cukup untuk membuat kita merasa hidup—meski hanya sementara. Hingga kini, One Dance tetap jadi anthem klub yang timeless, mengingatkan bahwa satu tarian bisa jadi awal dari sesuatu yang tak terlupakan, atau setidaknya malam yang terasa sempurna.