Review Lagu Sicko Mode – Travis Scott. Di pertengahan 2026, Sicko Mode milik Travis Scott featuring Drake tetap menjadi salah satu lagu hip-hop paling berpengaruh dan sering dibahas kembali. Dirilis pada Agustus 2018 sebagai bagian dari album ASTROWORLD, track ini langsung menduduki puncak chart selama berbulan-bulan dan menjadi anthem bagi generasi yang tumbuh bersama trap psychedelic. Hampir delapan tahun kemudian, lagu ini masih mendominasi playlist viral, konser besar, dan acara festival. Baru-baru ini, setelah Travis membawakannya di beberapa set headline akhir 2025 dengan produksi panggung yang lebih gila, Sicko Mode kembali naik di streaming dan memicu nostalgia massal. Dengan tiga beat berbeda, kolaborasi Drake yang mulus, dan energi chaotic yang khas Travis, Sicko Mode bukan sekadar hit; ia adalah pengalaman sonic yang mengubah cara orang mendengar rap modern. INFO CASINO
Produksi yang Berubah-ubah dan Inovatif: Review Lagu Sicko Mode – Travis Scott
Produksi Sicko Mode adalah salah satu yang paling ambisius di era 2010-an akhir. Lagu ini terbagi menjadi tiga bagian dengan beat yang benar-benar berbeda, tanpa transisi halus—semuanya sengaja terasa seperti potongan mimpi yang terputus-putus. Bagian pertama dibuka dengan synth gelap dan drum lambat, lalu tiba-tiba berganti ke trap keras dengan bass yang menggelegar setelah verse Drake. Bagian ketiga membawa elemen lebih psychedelic dengan efek suara aneh dan tempo yang berubah.
Produser seperti Hit-Boy, Tay Keith, dan lainnya berkontribusi, menciptakan perasaan seperti naik roller coaster audio. Tidak ada chorus konvensional; malah hook “She’s in love with who I am” muncul sporadis di tengah kekacauan. Durasi hampir lima setengah menit terasa panjang tapi tidak membosankan karena setiap segmen punya identitas sendiri. Di 2026, ketika banyak lagu trap cenderung pendek dan repetitif, struktur Sicko Mode justru terasa segar dan berani. Ia jadi contoh bagaimana perubahan beat mendadak bisa membuat pendengar tetap terpaku, sekaligus membuka jalan bagi eksperimen serupa di musik masa kini.
Lirik yang Penuh Swagger dan Gambaran Hidup Mewah: Review Lagu Sicko Mode – Travis Scott
Lirik Sicko Mode mencerminkan gaya hidup Travis yang bombastis tapi introspektif. Travis membuka dengan baris yang langsung to the point: “Astrothunder” sebelum masuk ke gambaran pesta, kekayaan, dan hubungan rumit. Ada punchline tajam seperti “Sun is down, freezin’ cold” yang membangun vibe malam kota besar. Drake masuk di bagian kedua dengan flow santai tapi mematikan, menyinggung kesuksesan, wanita, dan kompetisi dengan cara yang effortless.
Travis kembali di bagian akhir dengan energi lebih ganas, membahas ambisi, pengaruhnya di industri, dan rasa superioritas yang disamarkan sebagai kepercayaan diri. Liriknya penuh referensi budaya pop, nama tempat, dan metafor mobil serta obat-obatan, tapi semuanya disampaikan dengan swagger yang membuatnya terasa autentik. Tidak ada preachy atau terlalu dalam; fokusnya pada euforia momen dan dominasi. Di era sekarang, ketika banyak artis membahas sisi gelap ketenaran, Sicko Mode tetap jadi perayaan puncak tanpa rasa bersalah, membuatnya relatable bagi siapa saja yang pernah merasakan adrenaline sukses besar.
Dampak Budaya dan Dominasi yang Berkelanjutan
Sejak rilis, Sicko Mode mengubah banyak hal dalam hip-hop. Lagu ini menduduki nomor satu selama beberapa minggu, memenangkan banyak penghargaan, dan video klipnya—dengan visual roller coaster, kota futuristik, dan efek psychedelic—menjadi salah satu yang paling ditonton. Ia membantu ASTROWORLD jadi album definisi era itu, sekaligus memperkuat posisi Travis sebagai visioner yang bisa menggabungkan trap, psych, dan pop.
Di 2025-2026, lagu ini masih sering dibahas ulang. Milestone streaming terus bertambah, dan Travis sering memainkannya di festival dengan tambahan elemen live yang membuat penonton kehilangan kendali. Drake juga menyebutnya sebagai salah satu kolaborasi favoritnya dalam wawancara terkini. Sicko Mode memengaruhi generasi baru yang mencoba struktur multi-beat atau visual gila di video mereka. Bahkan di luar musik, frasa seperti “straight up” atau bagian hook sering muncul di meme dan tren sosial. Ia jadi simbol bagaimana satu lagu bisa mendefinisikan suara suatu periode dan tetap relevan puluhan tahun kemudian.
Kesimpulan
Sicko Mode adalah lagu yang berhasil menangkap esensi kekacauan menyenangkan dari ketenaran modern. Travis Scott, bersama Drake dan tim produksinya, menciptakan track yang komersial sukses besar sambil tetap eksperimental dan autentik. Produksi berubah-ubah, lirik penuh swagger, dan energi tak terbendung membuatnya abadi, terutama di masa ketika musik terus mencari cara baru untuk mengejutkan pendengar. Hampir delapan tahun berlalu, lagu ini masih terasa segar, sering dinyanyikan bersama di konser, dan tetap jadi pilihan utama untuk momen hype besar. Bagi pendengar lama maupun baru, Sicko Mode bukan hanya hit; ia adalah pengingat bahwa kadang kekacauan yang terkontrol bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa. Track ini tetap jadi standar tinggi untuk lagu rap yang berani, ambisius, dan tak lekang waktu.